Pages

Alhamdulillah yah…!!!


Alhamdulillah yah…!!!

rasa syukurKata yang sangat dekat buat kita,menunjukan rasa syukur kita atas nikmat yang allah berikan kepada kita secara gratis( cuma-cuma), kalau yang namanya gratisan pasti byk yang suka, itulah rasa cintanya Allah kepada kita, kurang apa lagi cobaaa,,hayooo…
Mau hitung-hitungan, pernah melihat orang yangkena penyakit asma, mereka harus menggunakan alat bantu untuk mengendurkan bronkiolus,,yang hanya bisa digunakan 70kali hisapan, sedangkan harganya Rp 21.000,-, jadi kalau kita mau menghitung 21.000 dibagi 70 = 300, harga untuk sekali kita menarik nafas itu Rp 300 , mungkin hari ini saja kita mungkin menghabiskan 2 juta rupiah ,hanya untuk bernafas.
Belum lagi jantung kita, selalu berdenyut tanpa henti-hentinya. 1 menit 70 kali denyutan, 1hari 100.000 kali denyutan, 1 tahun 40 juta kali denyutan,, seandainya jika jantung kita minta istirahat 2 menit saja, apa yang terjadi ,,,,hmm.. Namun Allah masih memberika itu semua secara gratis.
“Dan jika kau jadikan ranting-ranting pepohonan sebagai penanya, dan lautan sebagai tintanya, maka kau tidak akan sanggup menulis nikmat Allah”.
Ada sebuah cerita, ada seorang tukang butut yang menabung begitu lama hanya untuk membeli sepatu baru. Dan akhirnya dia memilikinya, masih runing di pakai smbil wajah yg gembira dibwa ke sebuah musholla untuk sholat zuhur….ketka pulang solat di lihatnya ketempat ia meletakkan sepatu yg tadi, ternyata sepatunya sudah tiada ( bagaimana perasaannya saat itu,) Dan ia pun mengerutu kepada Allah. “Ya Allah , sungguh kejamnya dirimu, aku menabung bernulan-bulan hanya untuk membeli sepatu namun engkau mengambillnya ,sunnguh kejam engkau ya Allah”. sambil mengerutu ia keluar dari musholla itu, ketika ia hendak pergi , ia melihat seorang pemuda sedang berjalanmenuju musholla namun dengan tongkat,karna kakinya satu patah,, dan tukang butut tadi langsung menyesali perkataanya tadi dengan allah , sambil mengucapkan ” ya Allah trima kasih, engkau masih mengambil sepatu ku , bukan kakiku”.
Rasa syukur atas segala nikmat Allah , tak sepantasnya kita tarik dari diri kita, bahkan harus selalu ditingkatkan,,Alhamdulillah yah..!!!

Arti Sebuah Waktu


Arti Sebuah Waktu

motivasi dalam waktuAlkisah ada seorang wanita yang hidup di sebuah desa terpencil, dia ingin pergi kerja ke kota agar dia bisa mengoprasi wajahnya. Kemudian dia mengutarakan keinginannya untuk kerja di kota kepadakedua orang tuanya, tapi keinginannya tersebut di tolak oleh kedua orang tuanya. Mendengar kata kedua orang tuanya yang menolak keinginannya dia pun menangis, tapi tak berapa lama kemudian ibunya datang menghampiri dia. Dan tiba-tiba ibunya bilang “Kamu boleh pergi ke kota nak”.
Mendengar perkataan ibunya dia pun tersenyum. Dan pagi harinya dia bersiap-siap untuk pergi ke kota. Di tengah perjalanan yang lama dan melelahkan dia istirahat di sebuah rumah, dan dia pun membayangkan, ” andai ku bisa membangun rumah mewah dan dapat mengoprasi wajah ku yang biasa menjadi luar biasa ini.” Tiba-tiba di tengah-tengah lamunannya datang seorang nenek tua menghampirinya, dan bertanya “kenapa nak kamu tersenyum sendiri?”
“Saya sedang membayangkan andaikan saja ku bisa sukses di kota dan dapat mengoprasi wajahku ini”, kata dia. Dan nenek itu mengeluarkan jam kecil dari kantongnya, kemudian nenek itu berkata “Kamu tinggal putar jam itu sesuai dengan putaran jarum jam, bila kamu ingin segera meraih cita-citamu”.
“Baik nek”, kata wanita tadi.
Kemudian tak berapa lama dia memutar jam tersebut sesuai dengan apa yang dikatakan nenek tadi. Dan tiba-tiba dia bisa bekerja di sebuah perusahaan ternama di Jakarta. Tapi dia tak puas dengan lamanya waktu yang di perlukan agar bisa mengoprasi wajahnya.

Kemudian dia kembali memutar jam tersebut, dan wajahnya pun menjadi cantik. Lagi-lagi dia kurang puas dengan wajahnya, dan kembali dia memutar jam kecil pemberian nenek-nenek yang pernah dia temui sekali lagi. Tapi setelah memutar jamnya dia mendapati wajahnya yang semula cantik jelita menjadi tua dan keriput. Dan dia menyesal dengan keadaan dia sekarang. Kemudian dia kembali menemui nenek-nenek yang memberi dia jam di tempat di mana dia bertemu. Tapi dia tak melihat nenek tersebut karena nenek itu telah lama meninggal. Dia pun hanya bisa menyesal dan menangisi nasibnya.
Teman-teman ku apa pesan yang dapat kita ambil dari kejadian wanita tadi?
  1. Jadilah diri sendiri karena hanya dengan menjadi diri sendiri kita akan menjadi pribadi yang hidup dengan penuh rasa bahagia, damai, dan mulia.
  2. Raihlah cita-cita dengan penuh pengorbanan, kegigihan, dan kedisiplinan waktu untuk belajar.
  3. Kesuksesan bukan datang dari nasib dan keberuntungan, tapi datang dari kerja keras, ketidak putus asaan dan keyakinan.
Semoga bermanfaat :)

Istri Yang Setia


Istri Yang Setia

dewi suciDinegara Antah berantah memerintah seorang Raja yang bijaksana dan baik budi, memerintah dengan adil dan makmur. walaupun demikian Sang Raja selalu gundah mengingat putrinya yang cantik jelita sudah cukup umur tetapi belum punya calon suami.
Sang Raja mengutus putrinya untuk mencari sendiri calon suaminya. Sang Dewi bernama Suciati dengan gembira menyetujui permintaan ayahndanya. Menyamar sebagai orang biasa Dewi Suciati berdagang makanan dipasar tempat ayahnya memerintah. dalam beberapa saat ditemuilah seorang pemuda yang berjualan kayu bakar bernama Setiawan. Dalam perkenalan ini timbulahrasa cinta diantara keduanya.
Setiawan mengajak Dewi Suciati kerumahnya untuk diperkenalkan kepadaorang tuanya. Dewi Suci amat terkejut, dimana Setiawan adalah orang miskin dan hidup bersama bapaknya yang sudah tua dan buta. semua keperluan hidupnya dilakukan oleh Setiawan sendiri. Setelah mengetahui keadaan demikian Sang Dewi Suciati juga mengenalkan Setiawan kepada orang tuanya.
Begitu sampai Setiawan terkejut, bahwa Dewi Suciati adalah anak Raja yang baik budi dan hidup sederhana. Raja menyetujui atas pilihan calon suami Dewi Suciati. Diputuskan pula Pesta pernikahan akan segera dilangsungkan. Begitu disetujui pada malam hari Sang Raja memimpi didatangi Malaekat yang mengatakan bahwa Calon menantunya Setiawan adalah orang baik tetapi umurnya hanya setahun lagi. Begitu terbangun dan besoknya dipanggilah putrinya untuk membicarakan mimpi itu. Dewi Suciati tetap pada pendirian atas pilihannya, dan meminta agar dirahasiakan mimpi itu. Setelah selesai upacara kebesaran, maka Dewi Suciati diboyonglah kerumah Setiawan untuk hidup berumah tangga sebagaimana layaknya orang biasa.
Dewi Suciati merawat mertuanya dengan kasih sayang dan suaminya dicintai sepenuh hati. Merua dan suami amat bahagia atas hadirnya Dewi Suciati dirumah itu. Dewi Suciati sudah merasa satu tahun merawat mertuanya dan suaminya maka dia melakukan puasa 3 hari tiga malam menjelang ajal yang ditentukan. Pada saat ajal tiba Dewi Suciati meminta ikut menemani Setiawan ketengah hutan untuk membantu mengambil kayu bakar. Setiawan melarangnya karena pekerjaan mencari kayu bakar adalah berat dan hanya untuk para lelaki.
Akhirnya Setiawan setuju dibantu oleh istrinya Dewi Suciati. Saat asiknya mengumpulkan kayu bakar Setiawan merasa capek dan tidak enak badan dan beristirahat dengan peluh yang mengucur terus. Dewi Suciati mengetahui isyarat itu bahwa saatnya sudah tiba Setiawan akan meninggal maka ditaruhlah kepala Setiawan dipangkuannya dan dibelainya dengan kasih sayang. Akhirnya mengembuskan nafasnya terakhir dalam pelukan Dewi Suciati.
Saat itu pula bersamaan hadir Malaekat yang menyampaikan berita dulu kepada ayahnya Sang Prabu. Malaekat berkata ” Hai Dewi Suciati sudah saatnya Setiawan meninggalkan dunia ini, karena engkau berdua orang baik kami akan memenuhi 3 permintaan yang engkau pinta asal jangan meminta Setiawan dihidupkan kembali.
Terimakasih Malaekat ” Hamba meminta agar mertua hamba bisa melihat ” Malaekat menjawab ” Permintaanmu dipenuhi, dan berikutnya apa yang kau minta “. Dewi Suciati meminta yang kedua adalah ” Hamba mohon diberikan anak seratus orang ” . Malaekat menyetujui permintaan tersebut. Dan terakhir apa yang kau minta Dewi Suciati ? tanya malaekat. Dewi Suciati berpikir setengah mati apa yang diminta untuk yang terakhir ini. Terbesit dipikirannya bagaimana punya anak tanpa suami ?. Akhirnya Dewi Suciati mengajukan pertanyaan itu kepada Malaekat, Malaekatpun menyetujui itu yaitu menghidupkan Setiawan agar mempunyai anak seratus orang selama seratus tahun. :)
Sastra menyatakan bahwa orang biasa seperti kita-kita ini hanya boleh dan dipenuhi oleh Tuhan satu kali permintaan, orang suci tiga permintaan sedangkan pertapa seratus permintaan akan disetujui oleh Tuhan. Karena kita dipenuhi hanya satu kali hati-hatilah mengajukan permintaan itu agar jangan salah meminta. PINTALAH KEPADA TUHAN KEDAMAIAN HATI .  Kedamaian Hati adalah Kedamaian Sejati